Akhirnya Berdiri Juga


Setelah penantian yang cukup panjang dan tak lagi terhitung berapa banyak keringat yang terkuras dari dalam tenaga dan pikiran, kini, pada akhirnya apa yang dicita-citakan secara masal mulai menunjukan wujudnya. Ya… Sanggar yang kita beri nama Sanggar Dari kAmi Untuk Negeri (SANGGARDAUN) berdiri sudah.

Digagas oleh beberapa anak muda yang haus akan kreatifitas dan peka akan keadaan sosial di sekitarnya, serta memiliki cara pandang yang sama untuk membuat kampung yang di tinggalinya menjadi lebih baik, sepakat untuk membuat suatu wadah sebagai tempat belajar dan mengajar para anak-anak dan remaja dengan tujuan semata-mata untuk memberikan ruang dan waktu bagi anak-anak untuk dapat mengembangkan potensi dirinya, membangun bakat dan kepedulian serta memberikan pengalaman dan menjadi wadah berkreasi dengan kegiatan yang berwawasan lingkungan.

Sanggar yang pada awalnya bernama sanggar Reot ini Didirikan atas dasar kepedulian untuk membangun karakter anak yang sadar lingkungan, serta keperihatinan yang terjadi di lingkungan “remaja” saat ini.“ Kita memang belum bisa berbuat banyak, satu hal yang terpenting kita tidak mencari keberhasilan dan menjadi yang terbaik, tapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk terus berbuat yang terbaik” Jelas seoarang pengurus sanggar

Mengusung Moto BERDAMAI DENGAN ALAM DAN LINGKUNGAN, sanggar daun mempunyai beberapa program kegiatan meliputi kegiatan jangka Panjang dan kegiatan jangka pendek.Jangka Panjang meliputi : Perpustakaan, Penghijuan, Bengkel Seni, Kelompok Diskusi, sementara untuk jangka pendek —kegiatan yang programnya per1bulan— antara lain, Bedah Buku, Nonton bareng, membuat kerajinan dll, sesuai keputusan diskusi yang dilakukan setiap bulan pada minggu pertama.

Selain itu guna menjaring minat warga, para pengurus sanggar yang digagas sejak awal bulan Oktober 2008 ini mempunyai cara yang cukup kreatif, yaitu dengan menamakan para pemberi donasi dengan isitilah SAHABAT DAUN. Sahabat daun adalah sebutan bagi para donatur yang telah membantu dan peduli atas keberadaan sanggar daun, mulai dari perorangan/indivisu, instansi bahkan perusahaan. Donasi yang diberikanpun beraneka ragam, mulai dari uang, buku bekas, pohon, bahkan baju bekas layak pakai.

Dari semua cerita diatas, pada dasarnya itu bukanlah sebuah kisah akhir dari cerita berdirinya sanggar, karena sebnarnya, berdirinya sanggar daun ini justru titik awal dari apa yang menjadi nait kami untuk terus berjuang agar Terciptanya kesataraan sosial di masyarakat, serta memberikan kesempatan
yang seimbang dalam bidang pendidikan dan sosial.

Semua yang kita niatkan, akan terasa —bukan tidak berhasil— hambar apabila hanya dilakukan oleh beberapa pengurus sanggar saja, oleh karena itu kami mengharapkan siapa saja untuk menjadi bagian dari sahabat daun dengan memberikan bantuan berupa apa saja…

BRANGKAATTTTTT…………..

Advertisements

About sanggardaun

komunitas yang concern pada pendidikan, seni dan lingkungan View all posts by sanggardaun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: