SATU CILIWUNG ALIRKAN SEJUTA AKSI

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia &
Hari Kelautan Seduia 2009









Foto: Erik Siagian / portaltiga.com
Minggu, 7 Juni 2009. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni) dan Hari Kelautan Sedunia (8 Juni), sejumlah organisasi dan komunitas yang peduli terhadap Sungai Ciliwung termasuk diantaranya kom. SANGGAR DAUN mengadakan aksi serempak bertema Satu Ciliwung Alirkan Sejuta Aksi. Aksi serempak difokuskan di enam titik yakni Kota Bogor, Tanjung Barat, Condet, Bukit Duri, Muara Angke dan Kapuk Muara. Kegiatan yang akan dilakukan yakni aksi bersih sampah dengan menyusur kali.

Aksi ini dilatar belakangi oleh keprihatinan atas kerusakan fungsi ekologis dan sosial Sungai Ciliwung yang menjadi urat nadi kehidupan warga Jawa Barat dan Jakarta. Kerusakanterutama diakibatkan alih fungsi lahan serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah dan limbah secara langsung ke sungai.

Kegiatan ini bertujuan untuk menggalang dukungan seluruh pihak untuk penyelamatan kawasan Sungai Ciliwung dan mengangkat kepedulian masyarakat dari hulu, tengah hingga hilir Sungai Ciliwung.


Aksi yang dikuti oleh sekitar 40 orang dari berbagai komunitas dan pelajar kali ini mengambil wilayah tengah, aksi dimulai dari kawasan tanjung barat (dibawah jembatan arah Ps. Rebo). Secara bergotong royong 1 per 1 perahu yang sejak malam telah disiapkan diturunkan ke sungai. Diantara semua peserta banyak yang tidak saling kenal, tapi itu bukan menjadi halangan, untuk itu sebelum memulai aksi semua peserta diberikan pengarahan oleh panitia yang telah ditunjuk dilanjutkan pembagian kelompok untuk tiap perahu.

Aksi dimulai tepat jam 10.00 WIB. satu per satu perahu berjalan mengikuti arus sungai…. sangat tenang dan menggairahkan… bergairah untuk mengambil sampah yang sulit untuk menyebutkan jumlahnya. Bukan hanya mengabil sampah yang berada di air saja, akan tetapi sampah2 yang di tepian pun tak luput dari buruan semua peserta… laksana orang yang berbelanja di supermarket, dengan santainya satu demi satu menyomot setiap sampah yang dilihat.

Makin mejauh dari tempat semula sungai terlihat makin memperihatinkan, mulai dari jumlah sampah, warna air yang makin hitam semakin pekat, serta bau yang makin lama makin menyengat, yang tak kalah adalah makin menyempitnya aliran sungai. Tapi hal ini tidak myurutkan para peserta yang diikuti oleh berbagai komunitas dan pelajar, justru sebaliknya mereka makin bersemangat untuk terus memberikan perhatian kepada ciliwung.

3 jam menyusuri sungai melewati beberapa kawasan, rombongan sempat menepi untuk bertandang di sarangnya teman-teman KOMUNITAS CILIWUNG CONDET. di sini yg seru, setelah kurang lebih 3 jam terapung di atas perahu, Rombongan disuguhin teh panas dan pisang rebus… lumayan untuk mengisi perut sambil bersantai memandangi pepohonan salak yang merupakan salah satu buah khas condet yang tertata rapih.

sekitar jam 1 siang, aksi yang rencananya akan digelar saban 1 bulan ini dilanjutkan kembali menuju tempat pemberhentian akhir. Seperti halnya aksi yng dilakukan sebelum berhenti istirahat tadi tadi, seluruh peserta masih tetep bersemangat memburu sampah. Bahkan ada beberapa perahu menyempatkan berhenti di beberapa pohon, untuk memanen, jangan salah, yang dipanen kali ini bukan memanen buah,tetapi memanen sampah yang sejak lama bersarang di pohon tersebut, yang kebanyakan sampah pelastik dan kemasan makanan/minuman.

Sekitar 2 jam sejak dari tempat beristirahat di kawasan condet tadi, tanda-tanda untuk mengakhiri aksi kali mulai tampak, dengan terlihatnya jembatan yang melintasi Jl. Kalibata. Akhirnya sekitar jam 3 sore hari, masing-masing perahu karet yang telah terisi penuh oleh sampah ini menepi tepat dibawah jembatan. Sampah yang telah dimasukan dalam karung-karung ini diangkat dari masing-masing perahu, ke dalam truk yang telah disiapkan. Menggunakan truk, sampah yang berjumlah 35 karung berukuran besar ini selanjutnya dibawa menju pembuangan akhir dikawasan Cililitan.

Perburuan yang dikuti oleh teman-teman dari FORUM RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA ALAM (FRPBA), GREENPEACE INDONESIA, SMA 39 Jakarta, KOMUNITAS CILIWUNG CONDET serta kami KOM. SANGGAR DAUN dan MASYARAKAT UMUM berakhir sudah. Namun menepinya perahu-perahu dan berakhirnya kegiatan SIBISU (AKSI BERSIH SUNGAI) hari ini bukan berarti berakhir pula kepedulian terhadap lingkungan khususnya ciliwung…

Aliran air sunga boleh pasang surut, namun kepedulian kami akan kelestarian ciliwung tak akan pernah surut, untuk itu agar kegiatan ini terus berlanjut sambil berharap ciliwung kita tetap terjaga, kami berharap adanya dukungan serta bantuan dari siapa saja untuk bersama-sama peduli dan menyayangi ciliwung…….. satu kata: “Bersatu Selamatkan Kawasan Sungai Ciliwung”

Jayalah Ciliwingku, Jayalah Indonesiaku

Salam Lestari
Syahid (kom. Sanggar Daun)








Advertisements

About sanggardaun

komunitas yang concern pada pendidikan, seni dan lingkungan View all posts by sanggardaun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: