Buka Puasa Bersama Komunitas 1001 buku, Sanggar Daun dan relawan lainnya

Catatan ini juga bagian dari sebuah kejujuran… hehehehe sama seperti catatan kegiatan ultah snggar. catatan ini juga hampir membuat saya didera kebingungan antara memposting catatan ini atau tidak . Dan pada akhirnya –lagi lagi – kejujuran lah yang menjurai, memang antara kegiatan dan kapan catatan akhirnya saya memutuskan untuk mempublish tulisan ini berselang cukup lama, tapi itulah nilai dari sebuah kejujuran

 

Cerita di mulai dari sini… (penasaran??

 

 

Berawal dari teman-teman Komunitas 1001 buku yang mengadakan acara “Ramadhan Ceria”, acaranya ini diadakan dengan kegiatan buka puasa bersama di berbagai taman bacaan diantaranya Sanggar Daun. Kami pengurus Sanggar Daun merasa sangat senang karena Taman Baca Sanggar Daun boleh diberi kesempatan untuk membuka tali silaturahmi yang sebesar-besarnya bagi teman-teman dari komunitas lain.

 

Pagi hari saia dan sahabat-sahabat daun seperti aisyah, annisa, dll mulai membersihkan halaman dan bagian dalam Sanggar, kemudian di siang harinya teman-teman pengurus lainnya mulai datang dan membantu membersihkan Sanggar dan sekitarnya. Setelah itu kami istirahat sebentar kemudian mandi. Pada pukul 16.00 WIB satu per satu teman-teman dari Komunitas 1001 buku dan para relawan lainnya mulai berdatangan. Mereka datang dengan membawa hadiah-hadiah, balon, makanan, kue, dll.

 

Sahabat-sahabat daun pun satu persatu berdatangan, ada beberapa dari mereka yang memakai baju koko dan peci untuk yang pria dan memakai baju muslim untuk yang perempuan. Semuanya terlihat sangat indah dan penuh kebersamaan. acara pun dimulai dengan dipandu oleh kaka-kaka dari Komunitas 1001 buku. Mereka bermain, tertawa, bercanda, tanya jawab seputar puasa, ada juga kakak yang dongeng bersama “teddy bear” nya. tidak terasa waktu menunjukkan pukul 17.30, kaka-kaka pengurus sanggar daun dan beberapa relawan sibuk mempersiapkan hidangan berbuka puasa diantaranya ada es buah, lontong, tahu goreng, sambel kacang, kurma, kue keju, dll. Sambil menunggu adzan maghrib, sahabat-sahabat daun dan kaka-kaka dari komunitas 1001 buku dan relawan lainnya mulai mempersiapkan diri. lucunya, msh kurang 5 menit lagi terdengar suara ngaji dari masjid dikira sudah akan tiba saatnya buka puasa mereka pun bersiap dan sudah berdoa buka puasa tapi ternyata belum adzan maghrib. semua pun tertawa, hahahhaaa :).

 

Akhirnya setelah menunggu beberapa saat terdengar juga suara adzan maghrib. Kami pun kembali membaca doa buka puasa dan berbuka bersama. Saat itu terasa suasana kekeluargaan dan kebersamaan diantara kita. Kami saling berbagi makanan, berbagi keceriaan, berbagi tawa. Ketika pulang sahabat-sahabat daun juga dibagikan makanan berupa nasi dan fried chicken (1 paket).

Tapi sayangnya, cuaca aga tidak bersahabat. mulai terdengar suara gemuruh petir dan angin kencang, pertanda akan datang hujan. Teman-teman dari Komunitas 1001 buku dan relawan lainnya pun bergegas pulang karena takut kehujanan. Pengurus Sanggar Daun dan Sahabat-sahabat daun lainnya mulai membersihkan Sanggar. Setelah semuanya bersih, kami pun pulang ke rumah kami masing-masing.

 

Terima kasih teman-teman dari Komunitas 1001 buku dan relawan lainnya yang sudah mau berbagi kebersamaan dan keceriaan bersama sahabat-sahabat daun di Sanggar Daun. Kami tunggu kedatangannya lagi ke Sanggar Daun … !!!

 

 

Salam Hangat,

Pengurus Sanggar Daun

 

Advertisements

About sanggardaun

komunitas yang concern pada pendidikan, seni dan lingkungan View all posts by sanggardaun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: